Salah satu tugas utama dari Industrial Engineers (IE-ers) adalah melakukan perbaikan sistem. Jika kita ingat, di konteks perkuliahan, kita diminta melakukan analisis optimisasi -misalnya-; maka hasil dari analisis adalah sebuah rekomendasi untuk melakukan sesuatu.
Dalam konteks kerja yg sesungguhnya, tugas IE-ers mungkin tidak cukup berhenti di rekomendasi. Ada satu tugas lagi yg sangat kritis, dan menurut saya paling susah: mendorong implementasi. Saat itulah, kemampuan IE-ers sebagai change agents akan diuji. Karenanya, kemampuan untuk mengelola perubahan (change management) akan menjadi satu kemampuan yg sangat penting buat iE-ers.
Tak ada gunanya kan, anda sudah susah-susah mencari data, menganalisis, mensimulasikan, memberikan rekomendasi namun akhirnya rekomendasi itu tidak jalan? So mengelola perubahan menjadi satu tahapan krusial di sini.
Kali ini kita akan bicara tentang teknik merebus katak.
Priiiit !! Pak Boed, topiknya sadis pak. Gak cocok buat saya yg pecinta binatang. Wah bapak dah mulai aneh-aneh, nanti ada yg demo trus bakar-bakaran lho. hayo !!!
Tenang-tenang jangan anarkis, istilah teknik merebus katak ini hanya metafora lah. Jangan diartikan literal. Konsep ini adalah salah satu konsep yg mesti dipahami oleh systems thinker. Bahkan prinsip dasarnya bisa kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Ceritanya gini










![The Mask [4] :: Gamelan Player The Mask [4] :: Gamelan Player](http://farm3.static.flickr.com/2477/4064930852_8b54424cc7_t.jpg)
![The Mask [3] :: Princess Dewi Sekartaji The Mask [3] :: Princess Dewi Sekartaji](http://farm3.static.flickr.com/2797/4063540084_00706b8479_t.jpg)
![The Mask [2] :: Prince of Jenggala The Mask [2] :: Prince of Jenggala](http://farm3.static.flickr.com/2680/4063277046_f87a546c0b_t.jpg)
![The Mask [1] :: the fight The Mask [1] :: the fight](http://farm3.static.flickr.com/2608/4063203990_e53fbcd9ed_t.jpg)