Peramalan kuantitatif adalah salah satu kemampuan yang dibutuhkan oleh IE-ers. Di manapun ia bekerja.
Meskipun dalam seting perkuliahan, peramalan biasanya menjadi bagian mata kuliah PPIC atau sejenis; ramal meramal tidak hanya menjadi monopoli domain manufaktur. Bahkan sejatinya, sadar ataupun tidak , dalam kehidupan sehari-hari kita sering dihadapkan dalam proses meramal sebelum bertindak.
Contohnya: hari mendung – saya perlu bawa payung gak ya?
Hari ini kita ngobrolin Naisbit, Joyoboyo, atau Mama Laurent pak?
Halah, bukan salah satu dari mereka
Gak usah ketik reg-spasi-boed lho ya !!!
Supaya ada variasi dibanding artikel sebelumnya, saya buat tulisan kali ini dalam format Q & A saja. Sila memberi masukan baik dari sisi teoritis maupun praktis aplikasi.







![The Mask [4] :: Gamelan Player The Mask [4] :: Gamelan Player](http://farm3.static.flickr.com/2477/4064930852_8b54424cc7_t.jpg)
![The Mask [3] :: Princess Dewi Sekartaji The Mask [3] :: Princess Dewi Sekartaji](http://farm3.static.flickr.com/2797/4063540084_00706b8479_t.jpg)
![The Mask [2] :: Prince of Jenggala The Mask [2] :: Prince of Jenggala](http://farm3.static.flickr.com/2680/4063277046_f87a546c0b_t.jpg)
![The Mask [1] :: the fight The Mask [1] :: the fight](http://farm3.static.flickr.com/2608/4063203990_e53fbcd9ed_t.jpg)