On Friendship (2)

April 29, 08

Puisi Kahlil Gibran tentang persahabatan berikut juga menarik untuk disimak.

Pak Boed, dari kemarin kok nulis macem2 tentang persahabatan, kenapa sih? Why? Why?.

Ya gpp lah. Intermezzo dulu – olah otak kanan sekaligus refleksi diri. Jangan otak kiri terus yg dipake. Oke siap olahraga otak kanan? Bagian favorit saya beri italic.

.

And a youth said, ‘Speak to us of Friendship.’
Your friend is your needs answered.
He is your field which you sow with love and reap with thanksgiving.
And he is your board and your fireside.

For you come to him with your hunger, and you seek him for peace.
When your friend speaks his mind you fear not the ‘nay’ in your own mind, nor do you withhold the ‘ay.’
And when he is silent your heart ceases not to listen to his heart;

For without words, in friendship, all thoughts, all desires, all expectations are born and shared, with joy that is unacclaimed.
When you part from your friend, you grieve not;

For that which you love most in him may be clearer in his absence, as the mountain to the climber is clearer from the plain.
And let there be no purpose in friendship save the deepening of the spirit.

For love that seeks aught but the disclosure of its own mystery is not love but a net cast forth: and only the unprofitable is caught.
And let your best be for your friend.

If he must know the ebb of your tide, let him know its flood also.
For what is your friend that you should seek him with hours to kill?
Seek him always with hours to live.

For it is his to fill your need, but not your emptiness.
And in the sweetness of friendship let there be laughter, and sharing of pleasures.
For in the dew of little things the heart finds its morning and is refreshed.

by: Kahlil Gibran

source: puisi. foto . foto

12 Responses to “On Friendship (2)”

  1. rumputsawah Says:

    persahabatan, perasaan langsung aja dipraktekkan dalam kehidupan sehari – hari ! gmana om ! sepakat

  2. dihar Says:

    Pak,
    gimana ya hubungannya persahabatan dengan kroni, persahabatan dengan TTM, persahabatan cowok dan cewek yg masing-masing dah punya keluarga …

    chaiyo

  3. b oe d Says:

    # rumputsawah
    Yap betul langsung diamalkan sajah.

    #dihar
    Pertanyaannya terlalu berat🙂
    Saya juga ndak tahu jawabannya deh, terlalu berat dan sensitif🙂
    Mungkin kita tanyakan aza ke pengunjung.

    n.b. TTM ini maksudnye yg lagu nya RATU kan?

    Gmana nih pengunjung? Sila bagi opini anda.

  4. dadank Says:

    Menjelang akhir2 masa studi kayak sekarang ini,
    yang seperti ini
    jadi makin kerasa banget ni Pak…

  5. ybandung Says:

    Mas Boed,

    Salah satu petikan karya Kahlil Gibran yang masih saya ingat betul, jaman indekost di Sekeloa 202 yang kira-kira begini:

    “Keindahan adalah apa yang menarik bagi jiwa, kepadanyalah cinta akan diberikan bukan diminta.”

    Mari-mari kita semua belajar menunjukkan “keindahan” diri kita untuk sebuah persahabatan …

    Salam, -bandung.

  6. b oe d Says:

    #Mas Bandung, one of my ‘sobat’.
    Makasih sudah mengingatkan

  7. riska Says:

    sahabats, pieces of heaven on earth.

  8. Yan9n Says:

    eh iya, lupa kalo diminta jawab pertanyaannya dhihar ya?

    persahabatan dengan kroni

    menurut saya… beda jauh… persahabatan lebih ke arah “I’ll be there for you whatever you are… in happiness and sadness” kalo kroni… arahnya “lo untung gw deket lo, lo rugi… bye bye deh…”

    persahabatan dengan TTM

    lagi-lagi berbeda lah… persahabatan… status antara keduanya adalah sahabat… TTM… tidak ada status antara keduanya… sahabat bukan… pacar juga bukan…
    persahabatan… ndak melihat jenis kelamin… kalo TTM… pasti melihat jenis kelamin… mo sesama cowok, sesama cewek, atau cowok-cewek… it’s ok…
    klo TTM kan ndak mungkin cowok sama cowok (hehehe stupid answer)

    persahabatan cowok dan cewek yg masing-masing dah punya keluarga

    hmmm… ndak tau ya… kalo yang ini hehehehe
    saya juga bingung…

  9. b oe d Says:

    persahabatan cowok dan cewek yg masing-masing dah punya keluarga

    ikutan jawab ah🙂
    Kalo pengalaman saya sih, saya punya beberapa sahabat yg juga jadi sahabat istri saya. So no problemo.
    At least, saya selalu berusaha mengenalkan sahabat saya [apalagi kalo beda jenis] ke istri saya – untuk menghindari komplikasi yg gak perlu.

  10. elindasari Says:

    hem…persahabatan itu memang indah ya Mas Boed ?

    Bes Regard,
    Bintang
    http://elindasari.wordpress.com

  11. dihar Says:

    >> untuk menghindari komplikasi yg gak perlu

    Maksudna gimana sih pak? seperti penyakit aja ya🙂

  12. b oe d Says:

    #Dihar
    Do I know u?
    Hehe gak penting ding, siapapun boleh komentar di sini kok🙂

    Anyway, poin-nya adalah keterbukaan.

    Salah satu faktor yg mempengaruhi behavior dan actions dari manusia adalah ‘persepsi’. Ketertutupan (sebagai lawan dari keterbukaan) bisa menciptakan persepsi yg negatif, syak wasangka, fitnah – negative thinking lah. Negative thinking, sadar atau tidak sadar, akan mempengaruhi perilaku dan relationship.

    Ini yg saya maksud komplikasi. Hal [yg oleh satu pihak dianggap] sepele bisa menjadi masalah besar [setidaknya menurut pendapat pihak satunya] hanya karena kurangnya keterbukaan.

    BTW, jika emang gak ada apa-apa kan ya lebih baik terbuka aja kan? What do u think?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: