Menjadi Peer Reviewer

May 23, 08

Semingguan belakangan ini saya mendapat pekerjaan tambahan sukarela menjadi peer reviewer untuk jurnal internasional Construction Management and Economics.

Merupakan suatu kehormatan buat saya karena diundang untuk menjadi reviewer di bidang Project Risk Management. Soalnya saya teh statusnya baru mahasiswa S3. Ya at least saya akan tambah networkingnya

๐Ÿ™‚

Buat IE-ers yg tertarik terjun di bidang penelitian, Q&A berikut mungkin berguna

Pak Boed, jurnal itu gunanya apa?

Jurnal adalah salah satu media komunikasi antar anggota komunitas ilmiah tertentu. Jadi fungsinya ya mirip sama blog, majalah dinding, dan sejenisnya. Di jurnal ilmiah, anda bisa mempublikasikan hasil pemikiran dan penilitian anda. Prinsipnya adalah keterbukaan dan sharing ilmu sehingga ilmu pengetahuan di domain tersebut bisa terus menerus dikembangkan.

Apakah semua jurnal sama levelnya?

Tidak juga. Salah satu klasifikasinya adalah berdasar lingkup wilayah: nasional, regional, internasional. Klasifikasi Kriteria lain untuk melihat kualitas sebuah jurnal adalah berdasarkan impact factor-nya. Semakin disegani sebuah jurnal, semakin tinggi impact factornya. Contoh jurnal dengan impact factor tinggi: NATURE. Jurnal dengan impact factor tinggi akan jauh lebih selektif dalam menerima artikel untuk dipublikasikan.

Kalo kita ingin memasukkan tulisan kita gimana pak?

Biasanya tiap jurnal akan memberikan detail guideline di websitenya. Tapi secara garis besar kita harus mengirimkan manuskrip artikel kita dengan gaya penulisan standar jurnal tersebut. Artikel kita kemudian akan ‘dinilai’ kelayakannya oleh reviewer. Sebagian besar jurnal menggunakan pendekatan ‘double blind peer reviewer’. Setelah direview, hasil akan disampaikan, bisa reject, major revision, minor, accept, dll. Proses dari pengiriman sampai penerimaan (kalo diterima, gak semua akan diterima) bisa cukup lama: satu tahun atau lebih.

Double-blind peer review apaan sih pak?

Blind artinya reviewer dan yg direview sama-sama tidak tahu. Peer review artinya yg nge-review ya sebenarnya temen-temennya sendiri di komunitas itu. Reviewer biasanya diundang berdasar interest dan expertise.

Dibayar kagak pak kalo jadi reviewer

Kagak tuh. Ini kerja sukarela.๐Ÿ˜€

3 Responses to “Menjadi Peer Reviewer”

  1. ybandung Says:

    Banyak selamat Mas Boed,

    Pokokmen keren banget Mas Boed diundang menjadi peer reviewer, jurnal internasional lagi.
    Bagi-bagi ilmunya Mas Boed nggih ..

  2. Patisina Says:

    Selamat Mas Boed, mudah2an Ilmunya dapat dikembangkan dan Sekembalinya ke Kampus, Bisa dikembangkan dan diberikan Secretnya kepada adek-adek yang membutuhkan.

  3. mopvril Says:

    halo..
    sebelumnya..salam kenal…nama saya Bayu..
    sepertinya anda adalah orang yang bergelut di dunia manajemen proyek…

    saya adalah seorang mahasiswa jurusan teknik industri di universitas swasta yogyakarta..
    dan kini saya sedang menyusun skripsi…

    saya tertarik degan manajemen proyek…

    tapi saya belum bisa menemukan ide dan konsep skripsi saya yang berhubungan dengan manajemen proyek…

    saya sudah utak atik di internet, siapa tau saya bisa mendapat inspirasi di internet…

    hingga akhirnya saya masuk ke blog Anda ini…

    apakah anda bisa membantu saya?

    apakah anda bisa memberi sedikit ide untuk skripsi saya?

    bantuan anda sangat saya butuhkan..

    saya mohon bantuannya..

    terima kasih..

    mopvril@yahoo.com


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: