on co-opetition

January 12, 09

coop

Setelah sekian lama vakum, akhirnya saya kembali ke jalan yang benar (i.e. blogging).

Kali ini kita akan bicara tentang kompetisi dan kerjasama.

Welcome back pak boed. BTW, kemana selama ini? Brenti nulis?

Halah. Gak juga. Saya tetep nulis – tapi tidak di blog. Bagian dari riset saya. The very reason I have been here in Singapore so far🙂

Oke kembali ke laptop.
Beberapa orang menganggap bahwa kerjasama (cooperation) dan persaingan (competition) tidak bisa jalan seiring; i.e. mereka mutually exclusive; either-or.

Benarkah demikian? Sila disimpulkan sendiri – setelah membaca contoh di dunia olahraga berikut. Sedikit analisis sederhana diberikan dalam konteks game theory.

Anda bikers? ato malah ikutan BtW (bike to work) communities?🙂
Ceritanya kita sedang nonton balap sepeda di jalan raya. Seperti biasa, saat lomba dimulai, semua peserta masih bergerombol dalam satu grup besar. Setelah beberapa puluh kilometer, rombongan besar terpecah menjadi beberapa kelompok kecil.

Pak-pak lihat tuh, di grup terdepan; ada lima orang pembalap sedang berpacu. Mereka sedang berkompetisi untuk memenangkan lomba.

Yup, dan lomba masih beberapa puluh kilometer lagi. Mereka berkompetisi tapi … coba lihat lebih seksama dan dalam tempo yg tidak sesingkatnya: mereka juga bekerja sama lho.

Masak sih?

We lha kok gak percaya. Lihat itu, di KM 17 siapa yg memimpin?

Kalo di Jalan kaliurang, KM 17 itu ya UII pak.

Haiyah – itu yg di balapan. Yg baju kuning kan? BTW, tahu gak kalo pembalap baju kuning artinya pemimpin sementara klasemen?

Trus di KM 21 yg pake baju polka dot yang gantian memimpin. [BTW tahu gak artinya knapa yg ini pake baju polka dot?]. Dan seterusnya. Kalo diliat, ke-5 pembalap, di samping berkompetisi mereka juga kerja sama.

Caranya? bergantian menjadi yg terdepan.

Gantian di depan kok dibilang kerjasama?

Lha iya. Coba sila tanya temen2 di Teknik Mesin. Pesawat ato mobil yg bergerak di tahan oleh yg namanya drag force. Balap sepeda juga lho. Karena ada udara, gerakan sepeda akan terhambat – ada drag coefficient istilahnya. Pembalap terdepan di suatu rombongan akan mendapat drag coefficient terbesar, paling pegel ngayuhnya, paling terkuras energinya.

Wah kalo gitu, saya punya strategi pak. Secara saya ada di rombongan terdepan, saya akan kuntit terus saja pembalap terdepan, di tikungan terakhir saya salip. Juara satu saya.

Hehe, sayangnya gak bisa. Jika pemimpin rombongan tidak pernah diganti dia akan cepet pegel-pegel dan loyo. Kalo yg lain ngotot hanya mo di belakangnya [gak mau gantian di depan], apa yg terjadi?

Rombongan terdepan ini akan semakin melambat seloyo pembalap yg paling depan, dan akhirnya akan terkejar rombongan besar di belakangnya!

Jadi, untuk menjaga agar tidak terkejar rombongan di belakangnya (tetap kompetitif); anggota rombongan terdepan tahu mereka harus bekerja sama. Inilah strategi yg biasa kita sebut CO-OPETITION 🙂

Co-opetition bisa berkonotasi positif ataupun negatif, tergantung konteks permasalahan dan perspektif yg diambil. Contoh di dunia bisnis: beberapa telco provider yg notabene kompetitor satu sama lain, bekerja sama mengatur harga agar tak terjadi price war. Kasus yg sama terjadi di dunia maskapai penerbangan.

Jika mencapai level tertentu, tindakan seperti ini akan di-semprit oleh competition / anti-trust watchdog. Inget kasus di Telkom-Indosat di Indonesia? ato kasus price fixing Qantas ?

Ada komentar? bagaimana dengan koalisi partai?

Mana sih yg lebih baik, kerja sama atau kompetisi ?

Di konteks dunia pendidikan Indonesia, kompetisi itu sah ato tabu?

source gambar dari sini

3 Responses to “on co-opetition”

  1. Aree Says:

    hmm, ternyata koen ngeblog juga ya? kembali ke jalan yang benar? hmmm, patut dipertanyakan juga…

    kunjungi balik blogku juga ya? selama ini dan kayaknya ke depan bakalan jadi onliner juga nih aku…

  2. b oe d Says:

    #Iyes mas Ari Gustian yg temen saya di SMP. :-))

  3. Astriani Says:

    Blog yang keren, boleh saya nimba ilmu, kasih komentar pada blog saya. Terima kasih


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: